Saat menuju pulang dari istAna DaUn..
Diujung keputus asaaannya,carl menuliskan sepenggal curahan isi hatinya pada sebuah kertas,tentang kesedihan yang dia rasakan,tentang kekecewaan yang dialaminya..
sampai dia terlihat bingung,ia tidak bisa menceritakan hal yang dialaminya pada sembarang orang,dan akhirnya ia menulisnya..;
“Hidup itu adil,jorgen…’
Hukum karma tetep berlaku didunia ini,mau kau percaya atau tidak,ya lihat sajja nanti.aku percaya pasti ada imbal balik dari semua apa yang tlah kita kerjakan,
Aku tau saat ini kmu sedang tertawa penuh kemenangan,silahkan….
Seperti Pagar makan tanaman,tak tahu malu.harusnya menjaga malah mencuri..
…..
kamu telah menyiakan kepercayaan yang aku berikan,
kamu juga tau bahwa Ev sedang menjalin hubungan dengan aku,tetapi dengan tidak tau malunya kamu teruss saja mendekatinya..
Aku tidak beharap ataupun mendoakan,tapi suatu saat nanti,percayalah keadaan yang menimpaku saat ini akan menimpamu juga..
Aku merasakan sakitnya sekarang,sakiittt banget,
iya aku terima,sesakit-sakitnya,dan sesedih-sedihnya..
beruntunglah kau tidak melihatku dihari itu,
sampai mungkin saja hatiku ini seakan udah mati rasa..
dan di dirimu itu adalah bom waktu,yang tidak tau,kapan itu terjadi..
..
Aku tau saat ini kmu sedang tertawa penuh kemenangan,silahkan….
Aku tau saat ini kmu sedang tertawa penuh kemenangan,silahkan….
Nikmatilah dari apa yg tlah kau rebut dariku,”
………………………….”
Seselesai menulis,ia memasukkan kertas itu pada sebuah botol,dan ia melemparnya ke sungai.sepenggal asa yang ia hanyutkan bersama deras arus sungai..
Seberkas pilu yang berusaha ia lupakan..
Kemudian carl meneruskan langkahnya,menyusuri pinggir sungai,
belum ada yang tau hendak kemana ia menuju..,
(Tetep disadur dari CarL&The Princess,haha…)


