Pertemuan yang tak diharap..
=============================
Dan kemudian diapun memalingkan mukanya,menatap jauh langit diujung sana,seakan dia bisa melihat ada apa dibalik tingginya langit yang menjulang itu,
Hembusan angin menerpa,dan tak mengubah satu keadaan pun.
Dia tetep kokoh menatap langit,dan aku masih tak jua beranjak dari diriku yang sedang menatapnya,menatap penuh harap,..
Dalam hati aku berharap “tataplah aku,pandanglah mataku barang tuk sejenak,duhai tuan puteriyku,maka kau akan tau kesedihan apa yang aku alami..”
Cukup lama kami terdiam,terjebak dalam percakapan tanpa kata,dan dalam otakku,banyak sekali muncul kemungkinan-kemungkinan,apa yang kan terjadi dalam beberapa saat ke depan..
Aku membayangkan dia akan menatapku,dan mengajakku bicara,
Aku membayangkan dia menoleh padaku barang sebentar,lalu kemudian memandang kembali langit yang seakan miliknya ituh,,
Aku membayangkan dia berbalik,dan berjalan menjauhiku,
Aku membayangkan,,
“Sudah aku bilang kamu jangan kesini,kenapa masih saja kau memaksakan diri?
Kenapa kamu gak bisa ngasih aku ketenangan barang tuk sejenak??”Ujarnya.
Sebuah kalimat panjang darinya membuyarkan lamunku..
Kulihat dia masih saja memandang langitnya,dan aku mulai berfikir apa maksud dari kata-katanya.
Kenapa aku gak boleh kesini??
Ngasih ketenangan??
Kenapa aku gak boleh kesini??
Ngasih ketenangan??
Bukannya Ev pengen ketemu aku??..
Kemarin Ev berjanji mau nemuin aku,nyatanya gak pernah terjadi.
…………………………………
Sudah lama aku mengenalnya,
Mengenal Tuan puteriy evdokia,
dan aku berharap kedatanganku kesini adalah kejutan buatnya.tak kusangka,ternyata ini malahan kejutan buatku,dia tak menginginkan aku tuk ada disini.fiuuuhhh…
“Ev,lihatlah aku,jauh2 aku datang kesini,inikah yang aku dapatkan?”
Kan sudah kubilang jangan kesini. jawabnya ketus.
“Tetapi,kan..
Belum sempat aku menyelesaikan ucapanku,dia sudah memotongnya.
“Udah,sekarang Carl pulang aja ke rumah,ati2 dijalan”.
Dan diapun beranjak pergi,membelakangiku…
Aku hanya bisa melihatnya,berjalan,langkah demi langkah yang kemudian menghilang dibalik hamparan rumput yang luas..
Selamat jalan tuan puteriku..
Aku terdiam sesaat,sunyi…


